Selasa, 28 Januari 2020

Besi Beton Ispat 081380752006

Besi Beton Ispat

              Besi beton ialah besi yang digunakan guna penulangan konstruksi beton. Sebutan yang juga populer ialah beton bertulang. Besi beton tulangan pada prinsipnya mempunyai dua bentuk yaitu beton ulir dan besi beton polos. Masing-masing juga disebut dengan plain bar dan deformed bar.
Besi beton yang polos mempunyai penampang bundar dengan permukaan yang lumayan licin maupun tidak bersirip sedangkan besi beton ulir mempunyai bentuk permukaan berupa sirip melintang maupun rusuk memanjang dengan pola tertentu.

Sejarah Besi Beton
        Perlu diketahui bahwa penggunaan beton pertama kalinya dilakukan oleh warga Perancis bernama Joseph Mounir dan Joseph Lambut. Hal ini terjadi pada tahun 1850. Saat itu keduanya tengah membuat perahu dan beton yang diberi tulang terbuat dari kawat besi disusun secara paralel. Berkat karyanya itu, Joseph Lambot dan Joseph Moenir dinyatakan sebagai penemu dari adanya konsep beton bertulang.
Pada Tahun 1867 Joseph Munir berhasil mendapatkan hak paten dari karya yang dibuatnya yakni sebuah kolam penyimpanan air yang bahannya terbuat dari beton dan diberi tulang konstruksi anyaman tulang. Besi penggunaan beton ini bisa membentuk konstruksi lebih ringan tetapi bagian betonnya mempunyai kekuatan yang maksimal. Sejak saat itu pula, Josep Munir juga mendapatkan hak paten konstruksi besi beton bertulang pada bangunan sungai besar seperti bendungan jembatan dan lain-lain.
Pada tahun 1875, William E. Ward, seorang warga dari Inggris membuat bangunan menggunakan konstruksi tulang beton untuk pertama kalinya di Amerika Serikat. Tetapi dia menyatakan bahwa ide tersebut berasal dari buruh yang ada di Inggris. Dua tahun berikutnya yakni tahun 1877, Thaddeus Hyatt yang berasal dari Amerika berhasil membuat sebuah analisa tentang ketahanan beton terhadap panasnya api.
William E. Ward bukan warga Amerika yang membuat bangunan menggunakan konstruksi beton karena di tahun 1870 Seorang warga San Francisco bernama E.L Ransome sudah berhasil menemukan besi beton bertulang yang bentuknya ulir. Tetapi penemuan E.L Ransom baru bisa mendapatkan hak paten sesudah 14 tahun kemudian yakni pada tahun 1884.

Keunggulan Besi Beton :


Terdapat beberapa keunggulan menggunakan besi beton yakni sebagai berikut:
  • Membantu memberikan Pondasi yang kuat terhadap suatu bangunan agar bisa tegak sesuai dengan konstruksi yang telah dirancang.
  • Bisa bertahan dalam temperatur yang tinggi sehingga akan cocok digunakan untuk bangunan bertingkat atau high rised building.
  • Sesudah menjadi bangunan dari segi biaya perawatan bisa dikatakan cukup rendah sehingga sangat efisien untuk dipilih.
  • Mempunyai kekuatan struktur yang tinggi sehingga sesudah selesai pembangunannya akan sangat sulit untuk dihancurkan kembali.


Jenis Jenis Besi Beton :

1. Besi beton polos.


Besi Beton Polos

Besi beton ini mempunyai permukaan yang mulus dan licin. Dari segi penampungannya pun berbentuk bundar mulus. Besi beton memiliki daya ikat dengan coran beton. Besi beton yang polos lebih mudah ditemukan dan dijual eceran. Besi beton yang polos sifatnya lentur dan cukup mudah untuk dibengkokkan serta mempunyai ketahanan tekan minimal 240 Mpa. Secara harga juga lebih murah jika dibandingkan dengan besi beton ulir. Besi beton polos pada umumnya digunakan mengikat beberapa Batang besi beton ulir di dalam 1 konstruksi beton.

2. Beton ulir atau deformed bar.

Besi Beton Ulir

Besi beton ulir mempunyai tonjolan yang mirip dengan sirip di sepanjang permukaannya sehingga mempunyai daya ikat yang tinggi. Dengan coran beton bentuk dari sistem ini memang berbeda di tiap produsennya dan ini hanya dijual dalam volume yang besar oleh kontraktor maupun distributor. Besi beton ulir sifatnya kurang lentur dan sungai untuk dibengkokkan sehingga pemasangannya pun cukup sulit daya tahan minimal dari besi beton ini ialah 400 Mpa.

Fungsi Besi Beton :



Fungsi Besi Beton
Untuk Konstruksi Gedung ; secara umum besi beton digunakan sebagai rangka utama untuk menyusun struktur bangunan baik itu bangunan yang sederhana maupun yang bertingkat-tingkat. Jelas sekali besi beton untuk menahan dan menarik sekaligus sebagai tulang-tulang dalam proses pembangunan sebuah gedung. Harga besi beton yang cenderung ekonomis dan mudah didapatkan juga menjadi faktor mengapa besi ini sering digunakan.


Besi beton polos dan ulir adalah hot rolled, baja ringan padat dengan sudut radius yang sangat ideal untuk semua aplikasi struktural, fabrikasi umum, pembuatan dan perbaikan. Besi ini yang sangat banyak digunakan dalam pemeliharaan industri, alat pertanian, alat transportasi, sebagai besi hias, pagar, karya seni dan lain-lain.
Produk ini ini sangat mudah di las, di potong, dan dapat dibentuk dengan beragam peralatan dan mesin. Namun diperlukan pengetahuan tentang besi virkan yang benar untuk dapat membentuknya dengan baik.

BESI BETON POLOS SNI KS HANIL BHIRAWA IBB ISPAT PERWIRA PAS KSJI HKHK MASTER 
tabel ukruan dan berat bes beton sni
BESI BETON SNI KS HANIL BHIRAWA IBB ISPAT PERWIRA PAS KSJI HKHK MASTER
UkuranBerat
6mm2.66
8mm4.74
10mm7.4
12mm10.7
16mm19
19mm26.8
22mm35.81
25mm
46.24


Besi Beton Ispat

Alamat : Jl. Ciledug Raya No.53, RT.6/RW.4, Petukangan Utara, Kec. Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12270
No Telepon: 081380752006

Senin, 27 Januari 2020

Besi Beton IBD 081380752006

Besi Beton IBD

       Besi beton ialah besi yang digunakan guna penulangan konstruksi beton. Sebutan yang juga populer ialah beton bertulang. Besi beton tulangan pada prinsipnya mempunyai dua bentuk yaitu beton ulir dan besi beton polos Masing-masing juga disebut dengan plain bar dan deformed bar.
Besi beton yang polos mempunyai penampang bundar dengan permukaan yang lumayan licin maupun tidak bersirip sedangkan besi beton ulir mempunyai bentuk permukaan berupa sirip melintang maupun rusuk memanjang dengan pola tertentu.

Sejarah Besi Beton

           Perlu diketahui bahwa penggunaan beton pertama kalinya dilakukan oleh warga Perancis bernama Joseph Mounir dan Joseph Lambut. Hal ini terjadi pada tahun 1850. Saat itu keduanya tengah membuat perahu dan beton yang diberi tulang terbuat dari kawat besi disusun secara paralel. Berkat karyanya itu, Joseph Lambot dan Joseph Moenir dinyatakan sebagai penemu dari adanya konsep beton bertulang.
Pada Tahun 1867 Joseph Munir berhasil mendapatkan hak paten dari karya yang dibuatnya yakni sebuah kolam penyimpanan air yang bahannya terbuat dari beton dan diberi tulang konstruksi anyaman tulang. Besi penggunaan beton ini bisa membentuk konstruksi lebih ringan tetapi bagian betonnya mempunyai kekuatan yang maksimal. Sejak saat itu pula, Josep Munir juga mendapatkan hak paten konstruksi besi beton bertulang pada bangunan sungai besar seperti bendungan jembatan dan lain-lain.
Pada tahun 1875, William E. Ward, seorang warga dari Inggris membuat bangunan menggunakan konstruksi tulang beton untuk pertama kalinya di Amerika Serikat. Tetapi dia menyatakan bahwa ide tersebut berasal dari buruh yang ada di Inggris. Dua tahun berikutnya yakni tahun 1877, Thaddeus Hyatt yang berasal dari Amerika berhasil membuat sebuah analisa tentang ketahanan beton terhadap panasnya api.
William E. Ward bukan warga Amerika yang membuat bangunan menggunakan konstruksi beton karena di tahun 1870 Seorang warga San Francisco bernama E.L Ransome sudah berhasil menemukan besi beton bertulang yang bentuknya ulir. Tetapi penemuan E.L Ransom baru bisa mendapatkan hak paten sesudah 14 tahun kemudian yakni pada tahun 1884.

Keunggulan Besi Beton :

Terdapat beberapa keunggulan menggunakan besi beton yakni sebagai berikut:
  • Membantu memberikan Pondasi yang kuat terhadap suatu bangunan agar bisa tegak sesuai dengan konstruksi yang telah dirancang.
  • Bisa bertahan dalam temperatur yang tinggi sehingga akan cocok digunakan untuk bangunan bertingkat atau high rised building.
  • Sesudah menjadi bangunan dari segi biaya perawatan bisa dikatakan cukup rendah sehingga sangat efisien untuk dipilih.
  • Mempunyai kekuatan struktur yang tinggi sehingga sesudah selesai pembangunannya akan sangat sulit untuk dihancurkan kembali.

Jenis Jenis Besi Beton :

1. Besi beton polos.

Besi Beton PolosBesi beton ini mempunyai permukaan yang mulus dan licin. Dari segi penampungannya pun berbentuk bundar mulus. Besi beton memiliki daya ikat dengan coran beton. Besi beton yang polos lebih mudah ditemukan dan dijual eceran. Besi beton yang polos sifatnya lentur dan cukup mudah untuk dibengkokkan serta mempunyai ketahanan tekan minimal 240 Mpa. Secara harga juga lebih murah jika dibandingkan dengan besi beton ulir. Besi beton polos pada umumnya digunakan mengikat beberapa Batang besi beton ulir di dalam 1 konstruksi beton.

2. Beton ulir atau deformed bar.

Besi Beton UlirBesi beton ulir mempunyai tonjolan yang mirip dengan sirip di sepanjang permukaannya sehingga mempunyai daya ikat yang tinggi. Dengan coran beton bentuk dari sistem ini memang berbeda di tiap produsennya dan ini hanya dijual dalam volume yang besar oleh kontraktor maupun distributor. Besi beton ulir sifatnya kurang lentur dan sungai untuk dibengkokkan sehingga pemasangannya pun cukup sulit daya tahan minimal dari besi beton ini ialah 400 Mpa.

Fungsi Besi Beton :

Fungsi Besi BetonUntuk Konstruksi Gedung ; secara umum besi beton digunakan sebagai rangka utama untuk menyusun struktur bangunan baik itu bangunan yang sederhana maupun yang bertingkat-tingkat. Jelas sekali besi beton untuk menahan dan menarik sekaligus sebagai tulang-tulang dalam proses pembangunan sebuah gedung. Harga besi beton yang cenderung ekonomis dan mudah didapatkan juga menjadi faktor mengapa besi ini sering digunakan.
Besi beton yang berkualitas sangat diperlukan dalam proses konstruksi sebuah bangunan yang kuat. Besi beton ulir dan besi beton polos adalah dua jenis produk yang paling banyak dipergunakan oleh para pelaku bisnis konstruksi. Kegunaan dua jenis besi beton ini berbeda satu sama lain, besi beton polos biasanya digunakan untuk konstruksi bangunan berukuran kecil, sedangkan untuk bangunan yang lebih membutuhkan kekuatan konstruksi yang kuat dibutuhkan jenis besi beton ulir. Jenis ini mempunyai daya dukung konstruksi yang lebih besar dan kuat. Menjawab kebutuhan konsumen, 

Besi Beton IBD

Besi beton merk IBD SNI murah ini merupakan jenis besi beton berkualitas dengan standar mutu tinggi. Hal ini dibuktikan dengan memiliki sertifikasi SNI, yang berarti mempunyai diameter dan panjang yang sesuai dengan ukurannya. Kualitasnya sendiri tidaklah kalah dengan besi beton merk PSNI atau yang lainnya. Selain menyediakan produk yang berkualitas, Toko Besi Permata juga menyediakan berbagai jenis besi beton dan material logam besi atau baja lainnya yang berguna untuk konstruksi atau pabrikasi lainnya. Sebut saja seperti besi siku, besi UNP, holo gypsum, plat hitam, plat borders, kolom praktis, pondasi cakar ayam, floor deck, spandek, bondek, sampai wimeresh tersedia di toko kami.
Untuk mengetahui update harga terbaru serta ketersediaan stockbesi beton merk IBD SNI murah dan produk lainnya, Anda dapat menghubungi unit layanan konsumen kami melalui melalui nomor telepon 081380752006
Alamat: Jl. Ciledug Raya No.53, RT.6/RW.4, Petukangan Utara, Kec. Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12270
Telepon : (021) 58909935
PT. Adirahma Harapan Jaya

Besi Beton Spiral 081380752006

Besi Beton Spiral

Sejarah Besi Beton Perlu diketahui bahwa penggunaan beton pertama kalinya dilakukan oleh warga Perancis bernama Joseph Mounir dan Joseph Lambut. Hal ini terjadi pada tahun 1850. Saat itu keduanya tengah membuat perahu dan beton yang diberi tulang terbuat dari kawat besi disusun secara paralel. Berkat karyanya itu, Joseph Lambot dan Joseph Moenir dinyatakan sebagai penemu dari adanya konsep beton bertulang.

Pada Tahun 1867 Joseph Munir berhasil mendapatkan hak paten dari karya yang dibuatnya yakni sebuah kolam penyimpanan air yang bahannya terbuat dari beton dan diberi tulang konstruksi anyaman tulang. Besi penggunaan beton ini bisa membentuk konstruksi lebih ringan tetapi bagian betonnya mempunyai kekuatan yang maksimal. Sejak saat itu pula, Josep Munir juga mendapatkan hak paten konstruksi besi beton bertulang pada bangunan sungai besar seperti bendungan jembatan dan lain-lain.

Pada tahun 1875, William E. Ward, seorang warga dari Inggris membuat bangunan menggunakan konstruksi tulang beton untuk pertama kalinya di Amerika Serikat. Tetapi dia menyatakan bahwa ide tersebut berasal dari buruh yang ada di Inggris. Dua tahun berikutnya yakni tahun 1877, Thaddeus Hyatt yang berasal dari Amerika berhasil membuat sebuah analisa tentang ketahanan beton terhadap panasnya api.

William E. Ward bukan warga Amerika yang membuat bangunan menggunakan konstruksi beton karena di tahun 1870 Seorang warga San Francisco bernama E.L Ransome sudah berhasil menemukan besi beton bertulang yang bentuknya ulir. Tetapi penemuan E.L Ransom baru bisa mendapatkan hak paten sesudah 14 tahun kemudian yakni pada tahun 1884.


Perkembangan dalam dunia konstruksi saat ini tidak hanya berfokus pada kekuatan dan ketahanan struktur saja, namun juga dari segi estetika. Terbukti dengan semakin banyaknya bangunan yang tidak hanya kuat dan tahan dari segi konstruksi namun juga indah saat dipandang. Karena ini jugalah pemilihan material yang digunakan juga berbeda. Material yang digunakan dalam konstruksi saat ini juga mempertimbangkan keindahan hasilnya. Salah satu bahan material itu adalah besi kotak. Tak hanya dipertimbangkan dari segi fungsi dan kekuatan saja, harga besi kotak yang tergolong cukup terjangkau juga membuat material ini menjadi material favorit untuk konstruksi bangunan belakangan ini.

Besi Beton Spiral



Siapa yang tak kenal dengan besi beton atau baja tulangan? Besi beton merupakan material yang paling umum digunakan dalam proyek konstruksi bangunan. Penggunaannya yang luas dan fungsinya yang vital sebagai tulang atau rangka bangunan, menjadikan besi beton sebagai material yang wajib memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Kenapa harus besi beton SNI? Tentu karena penggunaannya akan berimbas pada keamanan dan keselamatan, mengingat berkaitan dengan kekuatan dan ketahanan bangunan.
Besi beton polos biasa digunakan untuk dowels spiral dan pendukung struktur karena daya tariknya lebih rendah. Sedangkan besi beton ulir atau bersirip digunakan untuk struktur yang memerlukan kekuatan yang lebih tinggi. Sirip-sirip pada besi beton ulir inilah yang berfungsi untuk menghalangi perherakan pada arah longitudinal batang terhadap beton.
Mengulik spesifikasi-spesifikasi yang harus dimiliki oleh besi beton SNI, kurang lengkap rasanya jika tak menilik proses pembuatan besi beton. Sudah tau belum? Secara singkat, proses pembuatan beton dimulai dari pemanasan billet baja pada temperatur ±1300°C untuk memudahkan proses canai. Billet yang telah dipanaskan akan dimasukkan ke mesin roll untuk disesuaikan ukuran diameternya. Setelah itu billet akan didinginkan dan dipotong-potong dengan ukuran panjang besi beton yang telah ditentukan.

Nah, lalu apa itu Besi Beton SNI?

Badan Standarisasi Nasional (BSN) merupakan lembaga yang bertanggungjawab dalam pembuatan standarisasi, termasuk standarisasi besi beton. Sebelumnya, standar besi beton untuk industri baja Indonesia berlaku dalam SII 138-1984 yang mengatur perihal Mutu dan Cara Uji Baja Tulangan Beton. Setelahnya terdapat beberapa poin revisi dan diubah menjadi SNI 07-2052-2002 mengenai Baja Tulangan Beton yang dikeluarkan oleh Badan Standarisasi Nasional pada tahun 2002. Standarisasi ini merujuk pada referensi yang diambil dari besi baja berstandar Jepang atau JIS (Japanese Industrial Standars).
Besi beton bisa dikatakan memenuhi kualitas SNI apabila mampu memenuhi kriteria-kriteria yang telah ditetapkan oleh pemerintan dan BSN; atau paling tidak memenuhi toleransi yang sudah diberlakukan. Revisi-revisi dalam poin standarisasi juga sebenarnya diupayakan untuk memperkecil adanya produk besi beton atau baja tulangan yang tidak sesuai standar atau sering disebut dengan julukan besi beton banci.

Kriteria Besi Beton SNI berdasarkan BSN

BSN sesungguhnya sudah sangat detail menentukan kriteria-kriteria beserta definsi dari istilah-istilah yang digunakan. Dalam hal ini, BSN mengatur beberapa hal dan menjelaskan beberapa istilah mengenai fisik besi beton, diantaranya adalah sebagai berikut.
Ukuran Nominal, merupakan ukuran sesuai yang ditetapkan
Toleransi, merupakan besarnya penyimpangan yang diizinkan dari ukuran nominal
Diameter Dalam, merupakan ukuran diameter tanpa sirip pada baja tulangan beton sirip
Sirip Melintang, merupakan setiap sirip yang terdapat pada permukaan batang baja tulangan beton yang melintang terhadap sudut batang baja tulangan beton
Berdasarkan sifat tampaknya, besi beton tidak boleh mengandung serpihan, lipatan, retakan, gelombang, cerna (luka pada permukaan besi beton akibat proses canai) yang dalam dan hanya diperkenankan berkarat ringan pada permukaan. Berdasarkan bentuknya, besi beton polos memiliki permukaan baja tulangan yang rata dan tidak bersirip. Sedangkan spesifikasi beton ulir atau beton bersirip sedikit lebih rumit. Permukaan beton ulir harus memiliki sirip yang teratur dengan arah melintang sumbu batang; sedangkan rusuknya memanjang searah dan sejajar dengan sumbu batang. Sirip-sirip tersebut harus terletak pada jarak yang teratur serta memiliki bentuk dan ukuran yang sama. Sirip melintang tidak diperbolehkan membentuk sudut kurang dari 45° terhadap sumbu batang. Apabila membentuk sudut antara 45° sampai 70°, arah sirip melintang pada satu sisi atau kedua sisi dibuat berlawanan. Sedangkan, bila sudutnya diatas 70°, arah yang berlawanan tidak diperlukan.

Ukuran Diameter Besi Beton dan Toleransinya

Ukuran diameter besi beton adalah salah satu hal yang paling diperhitungkan jika membicarakan soal besi beton SNI. Meski begitu, bukan berarti ukuran diameter besi beton dapat diamati dengan mudah. Pengukuran besi didasarkan pada satuan milimeter, sehingga untuk menghitung toleransi ukuran besi beton, maka harus menggunakan jangka sorong agar mendapatkan tingkat akurasi dan presisi yang sangat baik. Pada tabel dibawah ini dapat dilihat besar toleransi pada setiap ukuran diameter besi beton.
Tabel Ukuran Toleransi Besi Beton
Tabel Ukuran Toleransi Besi Beton
Sudah tau cara bacanya belum? Hehehehe~
Toleransi ukuran dalam besi beton diartikan sebagai penyimpangan ukuran yang masih dalam batas wajar, baik lebih dari maupun kurang dari. Contohnya, dalam tabel tersebut disebutkan bahwa toleransi dari besi beton polos berdiameter 6 mm adalah ±0.3 mm. Hal itu berarti bahwa besi beton polos berdiameter 6 mm seminim-minimnya harus memiliki lebar diameter terukur (real) sebesar 5.7 mm. Contoh lainnya adalah besi beton polos berdiameter 10 mm dengan toleransi ukuran ±0.4 mm. Berarti ukuran real paling minimum yang harus dimiliki oleh besi beton polos D10 adalah 9.6 mm, jika ingin dikategorikan sebagai besi beton SNI.
Lalu bagaimana dengan toleransi besi beton ulir?
Nilai toleransi ukuran pada besi beton polos dan besi beton ulir sebenarnya sama. Hanya saja, pada besi beton ulir diameter diukur bukan dari ujung sirip ke ujung sirip yang memanjang, namun berdasarkan diameter dalam besi beton. Nah, sudah paham?
Besi beton banci yang beredar dipasaran biasanya mengurangi ukuran diameternya dengan cukup signifikan, sekitar ±0.8 mm. Memang terlihat tidak begitu banyak, mengingat ukurannya dalam satuan milimeter. Namun, selisih ini sesungguhnya sangat berpengaruh pada kualitas bangunan dan keamanannya.

Ukuran Panjang Baja Tulangan Beton

Menurut SNI 07-2050-2002, panjang baja tulangan ditetapkan hanya sebesar 6 m, 9 m, dan 12 m. Hal ini merevisi pernyataan pada SII 0136-84 yang menyatakan bahwa besi beton juga memiliki ukuran 3 m. Toleransi panjang baja tulangan beton ditetapkan minus 0 mm (-0 mm) plus 70 mm (+ 70 mm). Dengan kata lain, toleransi ukuran panjang besi beton tidak boleh melebihi 7 cm. Sehingga jika besi beton memiliki panjang 12 meter, maka minimum panjang besi beton tersebut haruslah 11.93 meter untuk bisa dikategorikan sebagai besi beton SNI.
Besi beton banci yang beredar dipasaran biasanya mereduksi ukuran panjang dan diameternya. Jika biasanya panjang besi beton adalah 12 meter, maka mereka bisa mereduksinya hingga 11.5 meter.

Tingkat Kekuatan Besi Beton

Kekuatan besi beton ditentukan oleh sifat mekanisnya. Sifat mekanis besi beton terdiri dari sifat jangka pendek dan sifat jangka panjang. Sifat jangka pendek sendiri diuraikan berdasarkan kekuatan tekan, kekuatan geser, dan modulus elastisitas. Sedangkan sifat jangka panjang meliputi rangkak dan susut. Rangkak adalah penambahan regangan terhadap waktu akibat adanya beban yang bekerja. Sedangkan susut adalah penyusutan volume beton yang diakibatkan oleh kehilangan uap air atau akibat penurunan suhu.
Tabel Kekuatan Besi Beton dan Sifat Mekanis Besi Beton
Sifat Mekanis Besi Beton
Sesuai dengan tabel, tingkat kekuatan pada besi beton polos terdiri dari 2 tingkat yaitu BjTP 24 dan BjTP 30. Sedangkan untuk besi beton ulir, terdapat 4 tingkat kekuatan diantaranya adalah BjTS 30, BjTS 35, BjTS 40, dan BjTS 50. Besi beton biasanya dikelompokkan berdasarkan tegangan leleh dan kandungan karbonnya. Deed steel (baja sangat lunak) memiliki kandungan karbon ≤0,10%. Low carbon steel (baja lunak) memiliki kandungan karbon 0,10 – 0,25%. Med carbon steel (baja sedang) memiliki kandungan karbon 0,25 – 0,70%. High carbon steel (baja keras) memiliki kandungan karbon 0,70 – 1,50%. Dengan kata lain, semakin tinggi kadar karbonnya, maka semakin kuat dan keras baja tersebut.

Marking Warna dalam Besi Beton

BSN menetapkan bahwa setiap batang baja tulangan beton harus diberi tanda (marking), salah satunya dengan warna yang tidak mudah hilang pada ujung-ujung penampangnya. Warna-warna ini tidak boleh asal, karena BSN telah menetapkan standarnya sesuai dengan kelas bajanya. BjTP 24 menggunakan warna hitam. BjTP/S 30 memiliki warna biru. BjTS 35 memiliki warna merah. BjTS 40 memiliki warna kuning. Terakhir, BjTS 50 memiliki warna hijau.


Tabel Warna Berdasarkan Kelas Baja Tulangan
Tabel Warna Berdasarkan Kelas Baja Tulangan

Pengkodean dalam Besi Beton

Tak hanya warna, pabrik yang memproduksi baja tulangan beton juga harus mencantumkan label dengan huruf timbul yang menunjukkan inisial pabrik pembuat serta ukuran diameter nominal. Lebih dari itu, BSN juga membuat standar pencantuman informasi yang cukup lengkap.
  • Nama atau nama singkatan dari pabrik pembuat
  • Ukuran (diameter dan panjang)
  • Kelas baja
  • Nomor lembaran (No. Heat)
  • Nomor seri produksi dan tanggal produksi
  • Nomor SNI

Besi Beton Spiral 


Terima pesanan sesuai ukuran 

Alamat : Jl. Ciledug Raya No.53, RT.6/RW.4, Petukangan Utara, Kec. Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12270

No Telepon: 081380752006

PT. Adirahma Harapan Jaya

Besi Beton Sw 081380752006

Besi Beton Sw

              Penjualan besi beton dengan harga bersaing dan kualitas baik merupakan hal yang sangat diminati oleh customer. Besi beton, biasa disebut besi tulang beton adalah salah satu material pembentuk beton struktur. Besi beton diproduksi secara umum terdiri dari 2 jenis yaitu besi beton permukaan polos (round bar) dan besi beton ulir (deformed bar). Perbedaan Pada dua jenis besi tersebut adalah bagian permukaannya. Besi polos adalah besi yang memiliki penampang bundar dengan permukaan licin atau tidak bersirip. Sedangkan besi ulir memiliki bentuk permukaan khusus berbentuk sirip melintang (sirip ikan) yang produksinya dilakukan dengan cara di pilin. Bahan baku besi beton adalah billet dan skrapBillet adalah baja batangan yang dibuat dari hasil pengecoran biji besi (pig iron) sedangkan skrap adalah besi tua atau besi bekas yang dilebur dengan temperature tertentu. Besi polos memiliki ukuran mulai dari (d) 8 mm sampai 25 mm. Sedangkan Besi ulir memiliki ukuran mulai dari 10mm sampai 32mm. Dengan panjang 6 meter (tekuk) atau 12 meter (lurus). Standar Nasional Indonesia (SNI) adalah  satu-satunya standar yang berlaku secara nasional di Indonesia. Besi Beton SNI memiliki standar kekuatan tertentu. Besi beton polos standar kekuatan nya sering disebut sebagai BJTP 24, sedangkan untuk besi beton ulir standar kekuatan nya bertingkat mulai dari BJTS 35 dan 40. Besi beton adalah salah satu produk yang beredar di pasar yang memiliki toleransi dalam dimensi. Artinya ada selisih marking diameter antara besi beton yang beredar dengan diameter besi beton real. Besi Beton SNI memiliki toleransi ukuran +-0,2 mm dari marking diameter. Adapun Jenis Besi Beton yang kami jual adalah KS (Krakatau Steel), KSTY, BSB, AIS, Perwira, BSB, KSSK dan IKS. Di Indonesia sendiri besi beton sering digunakan untuk pembangunan gedung, karena bahan ini lebih mudah didapat sehingga dirasakan lebih ekonomis dibanding dengan konstruksi lainnya. Besi beton atau beton bertulang boleh jadi merupakan bahan konstruksi yang paling penting karena digunakan dalam berbagai bentuk, untuk hampir semua struktur baik besar maupun kecil seperti bangunan, jembatan, pengerasan jalan, bendungan, terowongan, jembatan yang melintasi lembah, drainase, fasilitas irigasi, tangki dan sebagainya. Khusus untuk bangunan gedung bertingkat tinggi, besi beton digunakan untuk struktur kolom, balok, dinding, plat, besi poer dan sloof. Selain fungsi besi beton yang sangat banyak tersebut terdapat juga kelebihan dari besi beton antara lain:

Besi Beton Sw

  1. Memiliki kuat tekan yang relatif lebih tinggi dibandingkan kebanyakan bahan lain.
  2. Memiliki ketahan yang tinggi terhadap api dan air.
  3. Struktur beton bertulang sangat kokoh.
  4. Tidak memerlukan biaya pemeliharaan yang tinggi.
  5. Memiliki usia yang sangat panjang.
  6. Merupakan satu – satunya bahan yang ekonomis untuk pondasi tapak, dinding basement, tiang tumpuan jembatan, dan bangunan semacam itu lainnya.
  7. Keahlian buruh yang dibutuhkan untuk membangun konstruksi beton bertulang lebih rendah bila dibandingkan dengan bahan lain seperti baja struktur.
Alamat : Jl. Ciledug Raya No.53, RT.6/RW.4, Petukangan Utara, Kec. Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12270

No Telepon: 081380752006

PT. Adirahma Harapan Jaya

Besi Beton Rps (081380752006)

Besi Beton Rps

Mengenal Spesifikasi Besi Beton

Besi beton sering disebut juga sebagai steel bar atau steel rebar (reforcing bar) dalam bahasa Inggris.
Bagi Anda yang belum mengenal besi beton dengan baik mungkin penasaran, apa sih kegunaan besi beton dalam sebuah bangunan?
Besi beton bekerja saling melengkapi dengan beton karena beton kuat terhadap tekanan namun lemah terhadap tarikan dan besi beton sangat kuat terhadap tarikan.
Kombinasi keduanya kemudian menghasilkan struktur beton bertulang atau reinforcement concrete.
Jenis besi beton yang paling sering digunakan adalah baja karbon berlapis stainless steel, serat kaca, serat karbon, dan serat basalt.
Sesuai dengan SNI besi beton 07-2052-2002, pada proses pembuatannya, besi beton harus terhindar dari kandungan serpihan, lipatan, awer retakan pada proses cenai.
Berat Dan Ukuran Besi Beton
Dalam pedoman SNI besi beton, spesifikasi seperti jenis besi beton, ukuran, panjang, berat besi beton, dan toleransi penyimpangan dari standar telah ditentukan.
Contohnya, standar besi beton yang ditentukan yaitu antara 0,222 kg/m sampai 17,4 kg/m dengan toleransi maksimal sampai 3,5% dari batasnya.
Oleh karena itu, ukuran besi beton sendiri sangat mempengaruhi harganya, terutama dilihat dari diameternya.
Dengan adanya standar SNI besi beton, semua produksi yang dihasilkan dijamin akan memiliki standar dan kualitas yang sama baiknya.
Tak heran bila saat ini banyak sekali merk besi beton yang bagus dijual di pasaran.
Dari segi harga, harga besi beton polos dan harga besi beton bertekstur juga tak jauh berbeda.

1. Daftar Merk Besi Beton SNI

Sebagai panduan, Anda bisa membeli besi beton dari daftar merk besi beton SNI yang biasa dijual di bawah ini.
  • Besi beton KS atau Krakatau Steel yang paling terkenal
  • Besi beton MS
  • Besi beton HJ
  • Besi beton MSI
  • Besi beton HSHI

2. Melihat Jenis Warna

Saat Anda akan membeli besi beton, selain mempertimbangkan standar SNI pada produknya, Anda juga bisa memilih besi beton berdasarkan warnanya.
Berikut ini panduan memilih besi beton berdasarkan warnanya:
  • Kelas besi beton BjTP 24 dengan warna hitam
  • Kelas besi beton BjTP 30 & BjTD 30 dengan warna biru
  • Kelas besi beton BjTD 35 dengan warna merah
  • Kelas besi beton BjTD 40 dengan warna kuning
  • Kelas besi beton BjTD 50 dengan warna hijau

3. Pertimbangkan Detail dan Kebutuhan

Setelah Anda mengetahui spesifikasi besi beton, ukuran besi beton, berat besi beton, dan standar SNInya, kini Anda tinggal memilih besi beton sesuai kebutuhan.
Agar lebih mudah, Anda bisa mengikuti cara memilih besi beton berikut ini:
  • Pastikan dahulu jenis beton yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhan.
  • Pilihlah merk besi beton berkualitas yang sudah banyak dipercaya orang dan digunakan oleh berbagai proyek konstruksi.
  • Pahami soal harga masing-masing merk besi beton dan carilah perbandingan di tempat lain serta informasi sebanyak-banyaknya agar tak tertipu.
  • Perhatikan ukuran diameter dan panjang besi beton agar kekuatan tegangan yang dihasilkan sesuai kebutuhan.
Misalnya, ukuran besi beton dengan diameter 3,8 mm hingga 18,8 mm memiliki rentang harga sekitar Rp11 ribu hingga Rp218 ribu per batangnya.


Besi Beton Rps

Menjual sesuai kebutuhan ukuran 
Alamat : Jl. Ciledug Raya No.53, RT.6/RW.4, Petukangan Utara, Kec. Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12270
No Telepon: 08138752006

Besi Beton Roll (081380752006)

Besi Beton Roll

          Sejarah Besi Beton Perlu diketahui bahwa penggunaan beton pertama kalinya dilakukan oleh warga Perancis bernama Joseph Mounir dan Joseph Lambut. Hal ini terjadi pada tahun 1850. Saat itu keduanya tengah membuat perahu dan beton yang diberi tulang terbuat dari kawat besi disusun secara paralel. Berkat karyanya itu, Joseph Lambot dan Joseph Moenir dinyatakan sebagai penemu dari adanya konsep beton bertulang.

Pada Tahun 1867 Joseph Munir berhasil mendapatkan hak paten dari karya yang dibuatnya yakni sebuah kolam penyimpanan air yang bahannya terbuat dari beton dan diberi tulang konstruksi anyaman tulang. Besi penggunaan beton ini bisa membentuk konstruksi lebih ringan tetapi bagian betonnya mempunyai kekuatan yang maksimal. Sejak saat itu pula, Josep Munir juga mendapatkan hak paten konstruksi besi beton bertulang pada bangunan sungai besar seperti bendungan jembatan dan lain-lain.

Pada tahun 1875, William E. Ward, seorang warga dari Inggris membuat bangunan menggunakan konstruksi tulang beton untuk pertama kalinya di Amerika Serikat. Tetapi dia menyatakan bahwa ide tersebut berasal dari buruh yang ada di Inggris. Dua tahun berikutnya yakni tahun 1877, Thaddeus Hyatt yang berasal dari Amerika berhasil membuat sebuah analisa tentang ketahanan beton terhadap panasnya api.

William E. Ward bukan warga Amerika yang membuat bangunan menggunakan konstruksi beton karena di tahun 1870 Seorang warga San Francisco bernama E.L Ransome sudah berhasil menemukan besi beton bertulang yang bentuknya ulir. Tetapi penemuan E.L Ransom baru bisa mendapatkan hak paten sesudah 14 tahun kemudian yakni pada tahun 1884.

Perkembangan dalam dunia konstruksi saat ini tidak hanya berfokus pada kekuatan dan ketahanan struktur saja, namun juga dari segi estetika. Terbukti dengan semakin banyaknya bangunan yang tidak hanya kuat dan tahan dari segi konstruksi namun juga indah saat dipandang. Karena ini jugalah pemilihan material yang digunakan juga berbeda. Material yang digunakan dalam konstruksi saat ini juga mempertimbangkan keindahan hasilnya. Salah satu bahan material itu adalah besi kotak. Tak hanya dipertimbangkan dari segi fungsi dan kekuatan saja, harga besi kotak yang tergolong cukup terjangkau juga membuat material ini menjadi material favorit untuk konstruksi bangunan belakangan ini.


Besi Beton Roll

Tabel Diameter dan Berat Besi Wire Rod Lonjoran

DiameterBerat
6.8mm3.3 kg
6.2mm2.7 kg
5.5mm2.2 kg
4.9mm1.7 kg

Besi Wire Rod adalah besi baja gulungan yang dihasilkan dari billet yang memiliki penampang bulat, persegi panjang atau lainnya. Besi Wire Rod ini terbuat dari serat kimia, kawat logam melalui metode tenun tertentu.
Harga Wire Rod
Besi Beton Lonjoran
Diameter Besi Beton (milimeter)Berat perLonjor (kg)Harga per kg ( Rp. )
Kw*Ton**
1210CallCall
106,8CallCall
84,34CallCall
7,23,8CallCall
6,83,3CallCall
6,22,7CallCall
5,52,2CallCall
4,91,7CallCall
Besi Beton Afalan
Diameter Besi Beton (milimeter)Panjang Besi Beton (meter)Harga per kg ( Rp. )
Kw*Ton**
8 >6 >CallCall
8 <6 >CallCall
8 >6 <CallCall
8 <6 <CallCall
Besi Beton Cutting Bundar
Jenis Besi BetonDiameter Besi Beton (milimeter)Harga per kg ( Rp. )
Kw*Ton**
Cutting Bundar5CallCall
Ctt : Harga di atas sewaktu-waktu dapat berubah, naik maupun turun
Ket :
* = jumlah pembelian dalam hitungan kwintal
** = jumlah pembelian dalam hitungan ton

Kegunaan Besi Wire Rood

Besi Wire Rod biasanya digunakan untuk konstruksi bangunan. Batang kawat karbon rendah dan sedang memiliki kandungan karbon kurang dari 0,25%. Baja jenis ini umumnya digunakan untuk kawat, paku, wiremesh, dan sebagai bahan baku untuk welded fabrication (kisi-kisi jendela atau pintu, pagar, dan jeruji).
Alamat : Jl. Ciledug Raya No.53, RT.6/RW.4, Petukangan Utara, Kec. Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12270

No Telepon: 081380752006

PT. Adirahma Harapan Jaya

Besi beton cs 081380752006

Besi beton cs Besi beton adalah rangka besi yang digunakan untuk memperkuat struktur beton pada bangunan. Besi beton yang disebut juga...