Tampilkan postingan dengan label harga besi beton 2019. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label harga besi beton 2019. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Maret 2020

Besi beton sni 083875193052

Besi beton sni




Siapa yang tak kenal dengan besi beton atau baja tulangan? Besi beton merupakan material yang paling umum digunakan dalam proyek konstruksi bangunan. Penggunaannya yang luas dan fungsinya yang vital sebagai tulang atau rangka bangunan, menjadikan besi beton sebagai material yang wajib memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Kenapa harus besi beton SNI? Tentu karena penggunaannya akan berimbas pada keamanan dan keselamatan, mengingat berkaitan dengan kekuatan dan ketahanan bangunan.
Besi beton polos biasa digunakan untuk dowels spiral dan pendukung struktur karena daya tariknya lebih rendah. Sedangkan besi beton ulir atau bersirip digunakan untuk struktur yang memerlukan kekuatan yang lebih tinggi. Sirip-sirip pada besi beton ulir inilah yang berfungsi untuk menghalangi perherakan pada arah longitudinal batang terhadap beton.
Mengulik spesifikasi-spesifikasi yang harus dimiliki oleh besi beton SNI, kurang lengkap rasanya jika tak menilik proses pembuatan besi beton. Sudah tau belum? Secara singkat, proses pembuatan beton dimulai dari pemanasan billet baja pada temperatur ±1300°C untuk memudahkan proses canai. Billet yang telah dipanaskan akan dimasukkan ke mesin roll untuk disesuaikan ukuran diameternya. Setelah itu billet akan didinginkan dan dipotong-potong dengan ukuran panjang besi beton yang telah ditentukan.
Nah, lalu apa itu Besi Beton SNI?
Badan Standarisasi Nasional (BSN) merupakan lembaga yang bertanggungjawab dalam pembuatan standarisasi, termasuk standarisasi besi beton. Sebelumnya, standar besi beton untuk industri baja Indonesia berlaku dalam SII 138-1984 yang mengatur perihal Mutu dan Cara Uji Baja Tulangan Beton. Setelahnya terdapat beberapa poin revisi dan diubah menjadi SNI 07-2052-2002 mengenai Baja Tulangan Beton yang dikeluarkan oleh Badan Standarisasi Nasional pada tahun 2002. Standarisasi ini merujuk pada referensi yang diambil dari besi baja berstandar Jepang atau JIS (Japanese Industrial Standars).
Besi beton bisa dikatakan memenuhi kualitas SNI apabila mampu memenuhi kriteria-kriteria yang telah ditetapkan oleh pemerintan dan BSN; atau paling tidak memenuhi toleransi yang sudah diberlakukan. Revisi-revisi dalam poin standarisasi juga sebenarnya diupayakan untuk memperkecil adanya produk besi beton atau baja tulangan yang tidak sesuai standar atau sering disebut dengan julukan besi beton banci.
Kriteria Besi Beton SNI berdasarkan BSN
BSN sesungguhnya sudah sangat detail menentukan kriteria-kriteria beserta definsi dari istilah-istilah yang digunakan. Dalam hal ini, BSN mengatur beberapa hal dan menjelaskan beberapa istilah mengenai fisik besi beton, diantaranya adalah sebagai berikut.
Ukuran Nominal, merupakan ukuran sesuai yang ditetapkan
Toleransi, merupakan besarnya penyimpangan yang diizinkan dari ukuran nominal
Diameter Dalam, merupakan ukuran diameter tanpa sirip pada baja tulangan beton sirip
Sirip Melintang, merupakan setiap sirip yang terdapat pada permukaan batang baja tulangan beton yang melintang terhadap sudut batang baja tulangan beton
Berdasarkan sifat tampaknya, besi beton tidak boleh mengandung serpihan, lipatan, retakan, gelombang, cerna (luka pada permukaan besi beton akibat proses canai) yang dalam dan hanya diperkenankan berkarat ringan pada permukaan. Berdasarkan bentuknya, besi beton polos memiliki permukaan baja tulangan yang rata dan tidak bersirip. Sedangkan spesifikasi beton ulir atau beton bersirip sedikit lebih rumit. Permukaan beton ulir harus memiliki sirip yang teratur dengan arah melintang sumbu batang; sedangkan rusuknya memanjang searah dan sejajar dengan sumbu batang. Sirip-sirip tersebut harus terletak pada jarak yang teratur serta memiliki bentuk dan ukuran yang sama. Sirip melintang tidak diperbolehkan membentuk sudut kurang dari 45° terhadap sumbu batang. Apabila membentuk sudut antara 45° sampai 70°, arah sirip melintang pada satu sisi atau kedua sisi dibuat berlawanan. Sedangkan, bila sudutnya diatas 70°, arah yang berlawanan tidak diperlukan.
Ukuran Diameter Besi Beton dan Toleransinya
Ukuran diameter besi beton adalah salah satu hal yang paling diperhitungkan jika membicarakan soal besi beton SNI. Meski begitu, bukan berarti ukuran diameter besi beton dapat diamati dengan mudah. Pengukuran besi didasarkan pada satuan milimeter, sehingga untuk menghitung toleransi ukuran besi beton, maka harus menggunakan jangka sorong agar mendapatkan tingkat akurasi dan presisi yang sangat baik. Pada tabel dibawah ini dapat dilihat besar toleransi pada setiap ukuran diameter besi beton.

Tabel Ukuran Toleransi Besi Beton
Sudah tau cara bacanya belum? Hehehehe~
Toleransi ukuran dalam besi beton diartikan sebagai penyimpangan ukuran yang masih dalam batas wajar, baik lebih dari maupun kurang dari. Contohnya, dalam tabel tersebut disebutkan bahwa toleransi dari besi beton polos berdiameter 6 mm adalah ±0.3 mm. Hal itu berarti bahwa besi beton polos berdiameter 6 mm seminim-minimnya harus memiliki lebar diameter terukur (real) sebesar 5.7 mm. Contoh lainnya adalah besi beton polos berdiameter 10 mm dengan toleransi ukuran ±0.4 mm. Berarti ukuran real paling minimum yang harus dimiliki oleh besi beton polos D10 adalah 9.6 mm, jika ingin dikategorikan sebagai besi beton SNI.
Lalu bagaimana dengan toleransi besi beton ulir?
Nilai toleransi ukuran pada besi beton polos dan besi beton ulir sebenarnya sama. Hanya saja, pada besi beton ulir diameter diukur bukan dari ujung sirip ke ujung sirip yang memanjang, namun berdasarkan diameter dalam besi beton. Nah, sudah paham?
Besi beton banci yang beredar dipasaran biasanya mengurangi ukuran diameternya dengan cukup signifikan, sekitar ±0.8 mm. Memang terlihat tidak begitu banyak, mengingat ukurannya dalam satuan milimeter. Namun, selisih ini sesungguhnya sangat berpengaruh pada kualitas bangunan dan keamanannya.
Ukuran Panjang Baja Tulangan Beton
Menurut SNI 07-2050-2002, panjang baja tulangan ditetapkan hanya sebesar 6 m, 9 m, dan 12 m. Hal ini merevisi pernyataan pada SII 0136-84 yang menyatakan bahwa besi beton juga memiliki ukuran 3 m. Toleransi panjang baja tulangan beton ditetapkan minus 0 mm (-0 mm) plus 70 mm (+ 70 mm). Dengan kata lain, toleransi ukuran panjang besi beton tidak boleh melebihi 7 cm. Sehingga jika besi beton memiliki panjang 12 meter, maka minimum panjang besi beton tersebut haruslah 11.93 meter untuk bisa dikategorikan sebagai besi beton SNI.
Besi beton banci yang beredar dipasaran biasanya mereduksi ukuran panjang dan diameternya. Jika biasanya panjang besi beton adalah 12 meter, maka mereka bisa mereduksinya hingga 11.5 meter.
Tingkat Kekuatan Besi Beton
Kekuatan besi beton ditentukan oleh sifat mekanisnya. Sifat mekanis besi beton terdiri dari sifat jangka pendek dan sifat jangka panjang. Sifat jangka pendek sendiri diuraikan berdasarkan kekuatan tekan, kekuatan geser, dan modulus elastisitas. Sedangkan sifat jangka panjang meliputi rangkak dan susut. Rangkak adalah penambahan regangan terhadap waktu akibat adanya beban yang bekerja. Sedangkan susut adalah penyusutan volume beton yang diakibatkan oleh kehilangan uap air atau akibat penurunan suhu.
Sifat Mekanis Besi Beton
Sesuai dengan tabel, tingkat kekuatan pada besi beton polos terdiri dari 2 tingkat yaitu BjTP 24 dan BjTP 30. Sedangkan untuk besi beton ulir, terdapat 4 tingkat kekuatan diantaranya adalah BjTS 30, BjTS 35, BjTS 40, dan BjTS 50. Besi beton biasanya dikelompokkan berdasarkan tegangan leleh dan kandungan karbonnya. Deed steel (baja sangat lunak) memiliki kandungan karbon ≤0,10%. Low carbon steel (baja lunak) memiliki kandungan karbon 0,10 – 0,25%. Med carbon steel (baja sedang) memiliki kandungan karbon 0,25 – 0,70%. High carbon steel (baja keras) memiliki kandungan karbon 0,70 – 1,50%. Dengan kata lain, semakin tinggi kadar karbonnya, maka semakin kuat dan keras baja tersebut.
Marking Warna dalam Besi Beton
BSN menetapkan bahwa setiap batang baja tulangan beton harus diberi tanda (marking), salah satunya dengan warna yang tidak mudah hilang pada ujung-ujung penampangnya. Warna-warna ini tidak boleh asal, karena BSN telah menetapkan standarnya sesuai dengan kelas bajanya. BjTP 24 menggunakan warna hitam. BjTP/S 30 memiliki warna biru. BjTS 35 memiliki warna merah. BjTS 40 memiliki warna kuning. Terakhir, BjTS 50 memiliki warna hijau.

Tabel Warna Berdasarkan Kelas Baja Tulangan
Pengkodean dalam Besi Beton
Tak hanya warna, pabrik yang memproduksi baja tulangan beton juga harus mencantumkan label dengan huruf timbul yang menunjukkan inisial pabrik pembuat serta ukuran diameter nominal. Lebih dari itu, BSN juga membuat standar pencantuman informasi yang cukup lengkap.

  • Nama atau nama singkatan dari pabrik pembuat
  • Ukuran (diameter dan panjang)
  • Kelas baja
  • Nomor lembaran (No. Heat)
  • Nomor seri produksi dan tanggal produksi
  • Nomor SNI



Contoh Pencantuman Kode pada Besi Beton
Toleransi Berat Baja Tulangan
Jika toleransi ukuran diameter dan panjang telah disebutkan, maka tak akan lengkaop rasanya jika tidak membahas perihal toleransi berat. Berat dalam komoditas besi merupakan hal yang sangat penting mengingat harga besi biasa dihitung berdasarkan beratnya, sama seperti komoditas logam lainnya. Berikut ini ada tabel toleransi berat besi beton per batang dan toleransi berat besi beton per lot (dua bundel atau lebih baja tulangan beton dengan ukuran nominal, jenis, serta kelas baja yang sama ditumpuk dalam satu kelompok).
Toleransi Berat Besi Beton per Batang


Toleransi Berat Besi Beton per Lot
Tabel Berat Besi Beton Polos

Ukuran dan Berat Besi Beton Polos

Tabel Berat Besi Beton Ulir

Ukuran dan Berat Besi Beton Ulir


Besi beton sni

Alamat : Jl. Ciledug Raya No.53 RT.6/RW.4, Petukangan Utara, Kec. Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, Khusus Ibukota Jakarta 12270

No. Telepon : 083875193052

Buka Jam : 08.00 - 17.00


PT. ADIRAHMA HARAPAN JAYA 

MENJUAL ANEKA BESI BETON, BAJA RINGAN, BAJA WF, BONDEK, H BEAM,WIRE MESH, GRC, LISPLANG




Selasa, 10 Maret 2020

Besi beton 8mm 083875193052


Besi beton 8mm


Besi Beton : Jenis, Fungsi, Ukuran dan Harga Terbaru

Pengertian Besi Beton :

Besi beton ialah besi yang digunakan guna penulangan konstruksi beton. Sebutan yang juga populer ialah beton bertulang. Besi beton tulangan pada prinsipnya mempunyai dua bentuk yaitu beton ulir dan besi beton polos. Masing-masing juga disebut dengan plain bar dan deformed bar.

Besi beton yang polos mempunyai penampang bundar dengan permukaan yang lumayan licin maupun tidak bersirip sedangkan besi beton ulir mempunyai bentuk permukaan berupa sirip melintang maupun rusuk memanjang dengan pola tertentu.

Material Besi Beton
Besi beton mengandung komposisi kimia mulai dari Carbon, Shulpur, Phosphorus dan biji besi. Kekerasan material ini sangat tinggi, sehingga kekuatan tariknya juga tinggi. Oleh karena itu besi beton sering digunakan sebagai tulang dalam membuat dinding cor.

Sejarah Besi Beton

Perlu diketahui bahwa penggunaan beton pertama kalinya dilakukan oleh warga Perancis bernama Joseph Mounir dan Joseph Lambut. Hal ini terjadi pada tahun 1850. Saat itu keduanya tengah membuat perahu dan beton yang diberi tulang terbuat dari kawat besi disusun secara paralel. Berkat karyanya itu, Joseph Lambot dan Joseph Moenir dinyatakan sebagai penemu dari adanya konsep beton bertulang.
Pada Tahun 1867 Joseph Munir berhasil mendapatkan hak paten dari karya yang dibuatnya yakni sebuah kolam penyimpanan air yang bahannya terbuat dari beton dan diberi tulang konstruksi anyaman tulang. Besi penggunaan beton ini bisa membentuk konstruksi lebih ringan tetapi bagian betonnya mempunyai kekuatan yang maksimal. Sejak saat itu pula, Josep Munir juga mendapatkan hak paten konstruksi besi beton bertulang pada bangunan sungai besar seperti bendungan jembatan dan lain-lain.
Pada tahun 1875, William E. Ward, seorang warga dari Inggris membuat bangunan menggunakan konstruksi tulang beton untuk pertama kalinya di Amerika Serikat. Tetapi dia menyatakan bahwa ide tersebut berasal dari buruh yang ada di Inggris. Dua tahun berikutnya yakni tahun 1877, Thaddeus Hyatt yang berasal dari Amerika berhasil membuat sebuah analisa tentang ketahanan beton terhadap panasnya api.
William E. Ward bukan warga Amerika yang membuat bangunan menggunakan konstruksi beton karena di tahun 1870 Seorang warga San Francisco bernama E.L Ransome sudah berhasil menemukan besi beton bertulang yang bentuknya ulir. Tetapi penemuan E.L Ransom baru bisa mendapatkan hak paten sesudah 14 tahun kemudian yakni pada tahun 1884.
Kegunaan Besi Beton pada Bangunan :
Ada beberapa keunggulan besi beton yang menjadikannya harus dipilih sebagai bahan bangunan, yaitu;

  • Daya tekan kuat dan lebih tinggi
  • Tahan terhadap api dan air
  • Menjadi bahan untuk struktur beton bertulang yang sangat kokoh.
  • Sangat awet
  • Merupakan bahan yang ekonomis untuk membuat dinding basement, pondasi tapak, tiang tumpuan pada jembatan dan berbagai bangunan lainnya.
  • Tidak memerlukan tukang denan keahlian tinggi untuk pemasangannya.

Keunggulan Besi Beton :
Terdapat beberapa keunggulan menggunakan besi beton yakni sebagai berikut:

  • Membantu memberikan Pondasi yang kuat terhadap suatu bangunan agar bisa tegak sesuai dengan konstruksi yang telah dirancang.
  • Bisa bertahan dalam temperatur yang tinggi sehingga akan cocok digunakan untuk bangunan bertingkat atau high rised building.
  • Sesudah menjadi bangunan dari segi biaya perawatan bisa dikatakan cukup rendah sehingga sangat efisien untuk dipilih.
  • Mempunyai kekuatan struktur yang tinggi sehingga sesudah selesai pembangunannya akan sangat sulit untuk dihancurkan kembali.

Jenis Jenis Besi Beton :

1. Besi beton polos.
     Besi beton ini mempunyai permukaan yang mulus dan licin. Dari segi penampungannya pun berbentuk bundar mulus. Besi beton memiliki daya ikat dengan coran beton. Besi beton yang polos lebih mudah ditemukan dan dijual eceran. Besi beton yang polos sifatnya lentur dan cukup mudah untuk dibengkokkan serta mempunyai ketahanan tekan minimal 240 Mpa. Secara harga juga lebih murah jika dibandingkan dengan besi beton ulir. Besi beton polos pada umumnya digunakan mengikat beberapa Batang besi beton ulir di dalam 1 konstruksi beton.

2. Beton ulir atau deformed bar.

Besi beton ulir mempunyai tonjolan yang mirip dengan sirip di sepanjang permukaannya sehingga mempunyai daya ikat yang tinggi. Dengan coran beton bentuk dari sistem ini memang berbeda di tiap produsennya dan ini hanya dijual dalam volume yang besar oleh kontraktor maupun distributor. Besi beton ulir sifatnya kurang lentur dan sungai untuk dibengkokkan sehingga pemasangannya pun cukup sulit daya tahan minimal dari besi beton ini ialah 400 Mpa.
Fungsi Besi Beton :
Untuk Konstruksi Gedung ; secara umum besi beton digunakan sebagai rangka utama untuk menyusun struktur bangunan baik itu bangunan yang sederhana maupun yang bertingkat-tingkat. Jelas sekali besi beton untuk menahan dan menarik sekaligus sebagai tulang-tulang dalam proses pembangunan sebuah gedung. Harga besi beton yang cenderung ekonomis dan mudah didapatkan juga menjadi faktor mengapa besi ini sering digunakan.
Besi beton akan dimasukkan juga ke dalam besi begel dengan kawat bendrat. Ini untuk mengikat dan memperkuat tulang-tulang bangunan. Pembangunan jembatan, terowongan besar, viaduct dan drainase; produksi gedung buat sebutan juga bisa digunakan untuk membangun jembatan maupun terowongan. Fungsi jembatan untuk menghubungkan dua area yang berbeda membuatnya harus dibangun dengan struktur yang kuat dan kemampuan yang besar agar bisa dilewati dengan aman.
Terkait keperluan ini, besi beton ulir mempunyai nilai lebih baik jika dibandingkan dengan besi beton polos. Ulir dalam besi beton ulir akan menciptakan ikatan atau bounding yang lebih kuat antar tulangannya. Corak ulir inilah yang akan berguna untuk memperkuat daya ikat. Sehingga gerakan dari batang terhadap beton tidak akan goyang.
Standar Besi Beton.

Pada umumnya besi beton mempunyai standar panjang yakni 12 m. Guna membangun gedung-gedung maupun perumahan, ukuran besi beton yang umum digunakan berkisar pada ukuran 12, 10, 8 hingga 6. Walaupun ukuran standar besi beton sudah ditentukan, namun masih banyak ditemukan besi beton yang tidak sesuai dengan standar SNI di pasaran. Dari segi ukuran, besi beton yang tidak berstandar ini akan menyalahi ukuran yang sudah ditetapkan oleh SNI.
Harga besi beton yang tidak berstandar SNI memang lebih murah jika dibandingkan dengan besi beton yang berstandar SNI. Tetapi perlu digarisbawahi bahwa penggunaan besi beton yang tidak berstandar SNI perlu dicermati lebih lanjut sebab akan mempengaruhi dari segi kualitas konstruksi bangunan yang akan dihasilkan. Besi beton yang mempunyai sertifikat SNI tentu mempunyai toleransi ukuran mulai dari 0,1 hingga 0,5 mm. Memilih besi beton berkualitas sesungguhnya bukanlah hal sulit untuk dilakukan apabila lebih teliti dan seksama dalam melakukannya.

Besi beton 8mm




Alamat : Jl. Ciledug Raya No.53 RT.6/RW.4, Petukangan Utara, Kec. Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, Khusus Ibukota Jakarta 12270

No. Telepon : 083875193052

Buka Jam : 08.00 - 17.00


PT. ADIRAHMA HARAPAN JAYA 

MENJUAL ANEKA BESI BETON, BAJA RINGAN, BAJA WF, BONDEK, H BEAM,WIRE MESH, GRC, LISPLANG




Senin, 09 Maret 2020

Besi beton polos 083875193052

Besi beton polos


Penjualan besi beton dengan harga bersaing dan kualitas baik merupakan hal yang sangat diminati oleh customer. Besi beton, biasa disebut besi tulang beton adalah salah satu material pembentuk beton struktur. Besi beton diproduksi secara umum terdiri dari 2 jenis yaitu besi beton permukaan polos (round bar) dan besi beton ulir (deformed bar). Perbedaan Pada dua jenis besi tersebut adalah bagian permukaannya. Besi polos adalah besi yang memiliki penampang bundar dengan permukaan licin atau tidak bersirip. Sedangkan besi ulir memiliki bentuk permukaan khusus berbentuk sirip melintang (sirip ikan) yang produksinya dilakukan dengan cara di pilin. Bahan baku besi beton adalah billet dan skrapBillet adalah baja batangan yang dibuat dari hasil pengecoran bijih besi (pig iron) sedangkan skrap adalah besi tua atau besi bekas yang dilebur dengan temperature tertentu. 



Besi polos kami memiliki ukuran mulai dari:
- Besi Beton Polos 6mm - TP 280
- Besi Beton Polos 8mm - TP 280
- Besi Beton Polos 10mm - TP 280
- Besi Beton Polos 12mm - TP 280
- Besi Beton Polos 16mm - TP 280
- Besi Beton Polos 19mm - TP 280
- Besi Beton Polos 22mm - TP 280
- Besi Beton Polos 25mm - TP 280
Sedangkan Besi ulir memiliki ukuran mulai dari:
- Besi Beton Ulir 10mm - TS 280
- Besi Beton Ulir 10mm - TS 420B
- Besi Beton Ulir 13mm - TS 280
- Besi Beton Ulir 13mm - TS 420B
- Besi Beton Ulir 16mm - TS 280
- Besi Beton Ulir 16mm - TS 420B
- Besi Beton Ulir 19mm - TS 280
- Besi Beton Ulir 19mm - TS 420B
- Besi Beton Ulir 22mm - TS 280
- Besi Beton Ulir 22mm - TS 420B
- Besi Beton Ulir 25mm - TS 280
- Besi Beton Ulir 25mm - TS 420B
Standar Nasional Indonesia (SNI) adalah  satu-satunya standar yang berlaku secara nasional di Indonesia. Besi Beton SNI memiliki standar kekuatan tertentu. Besi beton polos standar kekuatan nya sering disebut sebagai BJTP 24, namun pada tahun 2020 standar besi polos berubah menjadi TP 280. Sedangkan untuk besi beton ulir standar kekuatannya mulai dari BJTS 35 dan 40 berubah menjadi TS 280 dan TS 420B. Besi beton adalah salah satu produk yang beredar di pasar yang memiliki toleransi dalam dimensi. Artinya ada selisih marking diameter antara besi beton yang beredar dengan diameter besi beton real. Besi Beton SNI memiliki toleransi ukuran +-0,2 mm dari marking diameter.
Adapun Merk Besi Beton yang kami jual adalah KS (Krakatau Steel), Master Steel, KSTY, BSB, AIS, Perwira, BSB, KSSK, IWS dan IKS. Di Indonesia sendiri besi beton sering digunakan untuk pembangunan gedung, karena bahan ini lebih mudah didapat sehingga dirasakan lebih ekonomis dibanding dengan konstruksi lainnya. Besi beton atau beton bertulang boleh jadi merupakan bahan konstruksi yang paling penting karena digunakan dalam berbagai bentuk, untuk hampir semua struktur baik besar maupun kecil seperti bangunan, jembatan, pengerasan jalan, bendungan, terowongan, jembatan yang melintasi lembah, drainase, fasilitas irigasi, tangki dan sebagainya. Khusus untuk bangunan gedung bertingkat tinggi, besi beton digunakan untuk struktur kolom, balok, dinding, plat, besi poer dan sloof. Selain fungsi besi beton yang sangat banyak tersebut terdapat juga kelebihan dari besi beton antara lain:

  1. Memiliki kuat tekan yang relatif lebih tinggi dibandingkan kebanyakan bahan lain.
  1. Memiliki ketahan yang tinggi terhadap api dan air.
  1. Struktur beton bertulang sangat kokoh.
  1. Tidak memerlukan biaya pemeliharaan yang tinggi.
  1. Memiliki usia yang sangat panjang.
  1. Merupakan satu – satunya bahan yang ekonomis untuk pondasi tapak, dinding basement, tiang tumpuan jembatan, dan bangunan semacam itu lainnya.
  1. Keahlian buruh yang dibutuhkan untuk membangun konstruksi beton bertulang lebih rendah bila dibandingkan dengan bahan lain seperti baja struktur.

Besi beton polos


Alamat : Jl. Ciledug Raya No.53 RT.6/RW.4, Petukangan Utara, Kec. Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, Khusus Ibukota Jakarta 12270
No. Telepon : 083875193052
Buka Jam : 08.00 - 17.00

PT. ADIRAHMA HARAPAN JAYA 
MENJUAL ANEKA BESI BETON, BAJA RINGAN, BAJA WF, BONDEK, H BEAM,WIRE MESH, GRC, LISPLANG

Senin, 17 Februari 2020

Besi Beton Tarik 083875193052

Besi Beton Tarik



Pengertian :
Besi beton ialah besi yang digunakan guna penulangan konstruksi beton. Sebutan yang juga populer ialah beton bertulang. Besi beton tulangan pada prinsipnya mempunyai dua bentuk yaitu beton ulir dan besi beton polos. Masing-masing juga disebut dengan plain bar dan deformed bar.
Besi beton yang polos mempunyai penampang bundar dengan permukaan yang lumayan licin maupun tidak bersirip sedangkan besi beton ulir mempunyai bentuk permukaan berupa sirip melintang maupun rusuk memanjang dengan pola tertentu.
Material Besi Beton
Besi beton mengandung komposisi kimia mulai dari Carbon, Shulpur, Phosphorus dan biji besi. Kekerasan material ini sangat tinggi, sehingga kekuatan tariknya juga tinggi. Oleh karena itu besi beton sering digunakan sebagai tulang dalam membuat dinding cor.
Sejarah Besi Beton
Perlu diketahui bahwa penggunaan beton pertama kalinya dilakukan oleh warga Perancis bernama Joseph Mounir dan Joseph Lambut. Hal ini terjadi pada tahun 1850. Saat itu keduanya tengah membuat perahu dan beton yang diberi tulang terbuat dari kawat besi disusun secara paralel. Berkat karyanya itu, Joseph Lambot dan Joseph Moenir dinyatakan sebagai penemu dari adanya konsep beton bertulang.
Pada Tahun 1867 Joseph Munir berhasil mendapatkan hak paten dari karya yang dibuatnya yakni sebuah kolam penyimpanan air yang bahannya terbuat dari beton dan diberi tulang konstruksi anyaman tulang. Besi penggunaan beton ini bisa membentuk konstruksi lebih ringan tetapi bagian betonnya mempunyai kekuatan yang maksimal. Sejak saat itu pula, Josep Munir juga mendapatkan hak paten konstruksi besi beton bertulang pada bangunan sungai besar seperti bendungan jembatan dan lain-lain.
Pada tahun 1875, William E. Ward, seorang warga dari Inggris membuat bangunan menggunakan konstruksi tulang beton untuk pertama kalinya di Amerika Serikat. Tetapi dia menyatakan bahwa ide tersebut berasal dari buruh yang ada di Inggris. Dua tahun berikutnya yakni tahun 1877, Thaddeus Hyatt yang berasal dari Amerika berhasil membuat sebuah analisa tentang ketahanan beton terhadap panasnya api.
William E. Ward bukan warga Amerika yang membuat bangunan menggunakan konstruksi beton karena di tahun 1870 Seorang warga San Francisco bernama E.L Ransome sudah berhasil menemukan besi beton bertulang yang bentuknya ulir. Tetapi penemuan E.L Ransom baru bisa mendapatkan hak paten sesudah 14 tahun kemudian yakni pada tahun 1884.
Keunggulan Besi Beton :
Terdapat beberapa keunggulan menggunakan besi beton yakni sebagai berikut:
  • Membantu memberikan Pondasi yang kuat terhadap suatu bangunan agar bisa tegak sesuai dengan konstruksi yang telah dirancang.
  • Bisa bertahan dalam temperatur yang tinggi sehingga akan cocok digunakan untuk bangunan bertingkat atau high rised building.
  • Sesudah menjadi bangunan dari segi biaya perawatan bisa dikatakan cukup rendah sehingga sangat efisien untuk dipilih.
  • Mempunyai kekuatan struktur yang tinggi sehingga sesudah selesai pembangunannya akan sangat sulit untuk dihancurkan kembali.
Jenis Jenis Besi Beton :
1. Besi beton polos.
Besi beton ini mempunyai permukaan yang mulus dan licin. Dari segi penampungannya pun berbentuk bundar mulus. Besi beton memiliki daya ikat dengan coran beton. Besi beton yang polos lebih mudah ditemukan dan dijual eceran. Besi beton yang polos sifatnya lentur dan cukup mudah untuk dibengkokkan serta mempunyai ketahanan tekan minimal 240 Mpa. Secara harga juga lebih murah jika dibandingkan dengan besi beton ulir. Besi beton polos pada umumnya digunakan mengikat beberapa Batang besi beton ulir di dalam 1 konstruksi beton.


2. Beton ulir atau deformed bar.
Besi beton ulir mempunyai tonjolan yang mirip dengan sirip di sepanjang permukaannya sehingga mempunyai daya ikat yang tinggi. Dengan coran beton bentuk dari sistem ini memang berbeda di tiap produsennya dan ini hanya dijual dalam volume yang besar oleh kontraktor maupun distributor. Besi beton ulir sifatnya kurang lentur dan sungai untuk dibengkokkan sehingga pemasangannya pun cukup sulit daya tahan minimal dari besi beton ini ialah 400 Mpa.

Fungsi Besi Beton :

Untuk Konstruksi Gedung ; secara umum besi beton digunakan sebagai rangka utama untuk menyusun struktur bangunan baik itu bangunan yang sederhana maupun yang bertingkat-tingkat. Jelas sekali besi beton untuk menahan dan menarik sekaligus sebagai tulang-tulang dalam proses pembangunan sebuah gedung. Harga besi beton yang cenderung ekonomis dan mudah didapatkan juga menjadi faktor mengapa besi ini sering digunakan.

Standar Besi Beton.

Besi beton akan dimasukkan juga ke dalam besi begel dengan kawat bendrat. Ini untuk mengikat dan memperkuat tulang-tulang bangunan. Pembangunan jembatan, terowongan besar, viaduct dan drainase; produksi gedung buat sebutan juga bisa digunakan untuk membangun jembatan maupun terowongan. Fungsi jembatan untuk menghubungkan dua area yang berbeda membuatnya harus dibangun dengan struktur yang kuat dan kemampuan yang besar agar bisa dilewati dengan aman.
Terkait keperluan ini, besi beton ulir mempunyai nilai lebih baik jika dibandingkan dengan besi beton polos. Ulir dalam besi beton ulir akan menciptakan ikatan atau bounding yang lebih kuat antar tulangannya. Corak ulir inilah yang akan berguna untuk memperkuat daya ikat. Sehingga gerakan dari batang terhadap beton tidak akan goyang.
Pada umumnya besi beton mempunyai standar panjang yakni 12 m. Guna membangun gedung-gedung maupun perumahan, ukuran besi beton yang umum digunakan berkisar pada ukuran 12, 10, 8 hingga 6. Walaupun ukuran standar besi beton sudah ditentukan, namun masih banyak ditemukan besi beton yang tidak sesuai dengan standar SNI di pasaran. Dari segi ukuran, besi beton yang tidak berstandar ini akan menyalahi ukuran yang sudah ditetapkan oleh SNI.
Harga besi beton yang tidak berstandar SNI memang lebih murah jika dibandingkan dengan besi beton yang berstandar SNI. Tetapi perlu digarisbawahi bahwa penggunaan besi beton yang tidak berstandar SNI perlu dicermati lebih lanjut sebab akan mempengaruhi dari segi kualitas konstruksi bangunan yang akan dihasilkan. Besi beton yang mempunyai sertifikat SNI tentu mempunyai toleransi ukuran mulai dari 0,1 hingga 0,5 mm. Memilih besi beton berkualitas sesungguhnya bukanlah hal sulit untuk dilakukan apabila lebih teliti dan seksama dalam melakukannya.

Besi Beton Tarik

PT. Adirahma Harapan Jaya
Alamat : Jl. Ciledug Raya No.53 RT.6/RW.4, Petukangan Utara, Kec. Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12270
No. Telepon : 083875193052
Jam Buka : 08.00 - 17.00

Besi beton cs 083875193052

Besi beton cs Besi beton adalah rangka besi yang digunakan untuk memperkuat struktur beton pada bangunan. Besi beton yang disebut juga...